Berantas Informasi HOAX, Kapolres Pilih Sinergi Dengan Media



FOKUSMALANG - Semakin berkembangnya informasi dan berita tidak benar, khususnya melalui media sosial atau biasa disebut hoax, akhir -akhir ini membuat resah masyarakat, termasuk juga jajaran institusi Polri seperti Polres Malang.

Kapolres Malang, AKBP Yade Ujung Setiawan meminta kepada jurnalis agar menjadikan institusi kepolisian sebagai media darling, bukan media enemy.
Artinya, menjadikan kepolisian sebagai sahabat media yang bersama-sama untuk menangkal pemberitaan yang bersifat negatif.
Hal ini dia sampaikan saat berkunjung ke kantor Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Jawa Timur, Kamis (22/12).
Ujung meminta agar pemberitaan negatif terhadap institusi kepolisian ditekan. Tujuannya, agar kepercayaan masyarakat terhadap korps baju cokelat ini semakin meningkat.
“Bukan menutupi melainkan menekan pemberitaan buruk terhadap polisi. Kami juga meningkatkan kualitas kinerja. Misal ada sepuluh pengaduan terhadap kami, ditekan hingga satu saja atau malah nol,” jelas laki-laki kelahiran Jakarta ini.
Ujung mengibaratkan polisi sebagai wasit. Jika pemain sudah tidak percaya terhadap wasit, maka yang terjadi adalah chaos alias kekacauan.
“Jika polisi baik, TNI bagus, Pemda maju maka masyarakat yang ada di lingkungan tersebut juga akan sejahtera,” imbuh laki-laki yang pernah menjadi pengasuh di Akpol ini.
Dia juga meminta agar prestasi institusi dan personel semakin ditonjolkan. Menurut laki-laki yang lama berdinas di Polda Metro Jaya ini, walaupun kinerja polisi sudah bagus namun jika media tidak mempublikasikan, maka tidak banyak orang tahu.
“Polisi baik seperti Bripka Seladi juga akan semakin ditonjolkan agar semakin banyak orang tahu,” tandas dia.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »